Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2014

Seperti Rezeki Burung Abu MujahidahRasulallah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا يُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُوْ خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal pada Alloh, niscaya kalian akan diberikan rezeki sebagaimana seekor burung yang berangkat pagi hari dengan perut yang kosong dan kembali pada sore hari dengan perut yang kenyang. (HR. Tirmidzi, hasan shohih)

Hadits ini adalah pondasi tawakal pada Alloh Ta’ala; hakekat tawakal adalah kejujuran hati dalam penyandaran segala urusan hanya pada Alloh Ta’ala untuk memperoleh kebaikan dan menolak keburukan baik di dunia maupun di akhirat; dan tawakal ini sama sekali tidak menghilangkan usaha seorang hamba untuk meraih sesuatu. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Hukum Jamak Shalat Karena Hujan Abu MujahidahSyariat Islam dibangun di atas kemudahan. Setiap manusia mampu untuk melaksanakan ibadah-ibadah yang ditetapkan dalam Islam. Ada ibadah yang tidak diwajibkan sekiranya seorang hamba tidak mampu melaksanakannya seperti ibadah haji. Adapula ibadah yang diberi keringanan tatkala tidak mampu melaksanakannya sesuai standar pelaksanaannya seperti tidak mampu sholat berdiri maka dengan duduk, dan adapula ibadah yang diberi keringanan dalam pelaksanaannya kerana sebab tertentu seperti bolehnya berbuka pada siang bulan romadhon ketika safar dan menjamak sholat tatkala turun hujan.

Berkaitan dengan menjamak sholat karena hujan, ini adalah rukhsoh (keringanan) dari Alloh Ta’ala yang diberikan kepada orang-orang beriman. Rukhsoh ini boleh diambil dan boleh pula tidak diambil. Hanya saja, Alloh Ta’ala lebih suka jika seorang hamba mengambil rukhsoh. (lebih…)

Read Full Post »

Bahaya Memusuhi Dakwah Abu MujahidahAllah Ta’ala telah mengutus para nabi dan rasul untuk mendakwahkan agama Islam kepada ummat manusia. Buah manis dari jerih payah perjuangan para nabi dan rasul kita rasakan hingga sekarang. Kita mengenal Allah Ta’ala, mengenal Islam, memahami kewajiban kita sebagai seorang hamba, mengerti perbuatan baik dan buruk dan beragam petunjuk hidup lainnya. Semua itu, melalui perantara para nabi dan rasul yang menyampaikan risalah Allah Ta’ala di muka bumi ini.

Setelah wafatnya para nabi, maka dakwah diteruskan oleh generasi yang mengikuti jejaknya. Para pengusung dakwah Islam adalah genarasi pewaris para nabi. Tugas utama generasi para nabi sebagaimana yang dilakukan para nabi yaitu mendakwahkan ajaran agama Islam. Berarti, dakwah adalah tugas kemuliaan. (lebih…)

Read Full Post »