Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2017

Khawarij

abu-mujahidah_khawarijDefinisi

Khawarij merupakan bentuk jama’ dari kata al-kharij (  اَلخَارِجُ), yaitu bentuk isim fa’il (pelaku perbuatan) dari kharaja ( خَرَجَ ), yang berarti keluar. Maksudnya di sini adalah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi thalib z, lalu menolaknya. Namun realitanya tidak demikian karena tidak semua yang keluar dari pemerinah Ali disebut Khawarij seperti kelompok Mu’awiyah yang menuntut balas atas pembunuhan Utsman bin Affan. Penamaan Khawarij lebih kepada kelompok yang membawa aliran aqidah mengkafirkan orang yang melakukan dosa besar termasuk yang menerima tahkim (arbitrase) antara kelompok Ali dan Mu’awiyah. Dengan demikian, yang dimaksud dengan Khawarij secara istilah yaitu orang-orang yang gampang mengkafirkan (kaum Muslimin) yang berbuat maksiat, serta hobi keluar (memberontak) dari imam dan jama’ah kaum muslimin.

Sejarah Munculnya Khawarij

Munculnya golongan sesat pertama yang mengkristal sebagai sebuah kelompok, baru terjadi pada zaman kekhilafahan beliau. ‘Ali bin Abi Tolib rodiyallohu ‘anhu diangkat menjadi kholifah setelah terbunuhnya kholifah ‘Utsman bin ‘Affan rodiyallohu ‘anhu di tangan segerombolan ahlul fitnah pada tahun 35 H. Ketika itu terjadilah perselisihan pendapat tentang cara penyelesaian bagi kasus pembunuhan tersebut, antara ‘Ali bin Abi Tolib  rodiyallohu ‘anhu sebagai kholifah dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan rodiyallohu ‘anhu, yang pada waktu itu menjabat sebagai gubernur Syam (Syiria dan sekitarnya). Perselisihan tersebut bertambah runcing hingga terjadi peperangan di antara kedua pihak. Manhaj Ahlus Sunnah dalam hal perselisihan di antara para sahabat adalah tidak mencampuri apa-apa yang terjadi di antara mereka, bahkan kita harus mendoakan kebaikan bagi mereka semua. (lebih…)

Read Full Post »